I love him less, I love him more

to-love
Suatu ketika, kita bersama-sama mempraktikkan meditasi cinta kasih di Plum Village, seorang nona bilang “Ketika aku memeditasikan pacarku, tiba-tiba cintaku pada dia mulai berkurang.”

Sebelum dia berlatih meditasi cinta kasih, cintanya pada sang pacar lebih banyak cinta menggebu nafsu semata sehingga dia tidak mampu melihat kekurangan pacarnya. Selama latihan meditasi cinta kasih, nona itu mulai mampu melihat pacarnya dengan sudut pandang lebih jernih, nona itu mulai menyadari ternyata pacarnya tidak se-sempurna yang dibayangkan sebelumnya. Nona itu bilang cintanya mulai berkurang, tapi sesungguhnya nona itu mulai mencintai pacarnya apa adanya, cinta sedemikian yang mengandung lebih banyak maitri dan karuna.

Nona itu mulai bisa memahami derita pacarnya, oleh karena itu cintanya justru mulai lebih bermakna dan lebih sehat, dia bisa bernapas dengan hati riang begitu juga pacarnya. Walaupun nona itu bilang, “Cintaku pada dia mulai berkurang”, tapi sesungguhnya dia semakin bisa mencintai pacarnya apa adanya, yang berkurang adalah cinta yang berlandaskan nafsu semata.

Creative Commons LicenseArtikel ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan tetap mencantumkan nama penulis dan url, tidak dimodifikasi dan non komersial. Karya ini dilindungi oleh lisensi Creative Commons License, kecuali yang tidak disebutkan demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>